Bimbang... Hhh, aku harus bagaimana???
Entah mengapa teramat sangat berat untuk memanggilmu dengan sebutan 'sayang' lagi. Walaupun kamu pasti tidak tahu apa alasanku, karena kamu mempertanyakan perubahan sikapku. Kau rasakan itu, aku berubah. Ya...kamu pasti bingung dan mempertanyakan semua diamku. Berat lidah ini memanggilmu dengan sebutan itu lagi sekarang ini, karena dalam hatiku ada tanda tanya besar yang menghadang. Dan jujur kukatakan, raguku padamu semakin besar.
Aku kutuk rasa takutku. Rasa takut yang selalu muncul ketika aku ingin bicarakan semua padamu. Rasa takut yang entah bentuk untuk apa, aku sendiri ragu. Takut kehilanganmu? Bukan. Takut kamu marah? Bukan. Takut kalau ternyata kamu benar berbohong? Mungkin. Ada pertanyaan yang selalu menghantuiku, dengan semua ilmu yang kamu punya, dengan semua keimanan yang kamu miliki, mungkinkah kamu akan melakukan sebuah kebohongan? Mungkinkah kamu membohongiku? Pikiran ini yang selalu menggangguku, menghantuiku, merusak hari-hariku.
Tuhan, apakah dia benar telah membohongiku? Tolong tunjukkan padaku Tuhan, yang sebenarnya...
Minggu, 24 Juli 2011
Kamis, 30 Juni 2011
Kepalaku sayang, kepalaku malang :(
Sejak tadi malam aku merasa ada yang nggak beres sama kepalaku...pusiiing rasanya...
Entah kenapa, mungkin ada angin yang lagi iseng mampir ke dalam tubuhku dan bersarang di kepalaku... Aku langsung mencari obat andalanku, 'si penolak angin'... Eeeh, ternyata nggak rejeki, ternyata obatnya orang-orang pintar itu tidak bisa kutemukan di dalam kotak obatku... Yasudahlah, aku bawa tidur saja si rasa sakit di kepalaku itu, dengan harapan semua akan pulih ketika esok harinya kubuka mata...
Jam wekerku bernyanyi nyaring, tanda waktu sudah menunjukkan pukul 4 dini hari... Kucoba buka mataku yang masih terasa sangaaat berat... Jreng jreeeng, ternyata sakit di kepalaku semakin hebat... Astagfirullohal'adzim, hhh, dengan penuh perjuangan kupaksakan bangun dan bersiap-siap ke kantor... Kumaha ieu? Dibawa ketawa sakit, dibawa nengok sakit, dibawa nulis di blog ini saja masih terasa sakitnya, apalagi untuk mikir, ampun dijeeeeeee...
Pengen rasanya cepat-cepat jam 4 sore, biar aku bisa langsung wuzzzzzzzz, melesat pulang ke rumah... Efek lain dari sakit kepala ini kok malah perutku konser dangdut yah? (Ehehehe, mencari pembenaran saja ini mah ;P). Bisa rusak nih program diet selama ini... Tapi nggak apa-apa lah, toh dibawa olahraga juga nanti malam, ehehehe... Sebelum pulang ke koperasi dulu aaah, ambil makanaaan (maaf ya perutku sayang, sepertinya aku harus kembali mengaktifkanmu lagi nih, setelah agak lama bebas tugas :P)
Entah kenapa, mungkin ada angin yang lagi iseng mampir ke dalam tubuhku dan bersarang di kepalaku... Aku langsung mencari obat andalanku, 'si penolak angin'... Eeeh, ternyata nggak rejeki, ternyata obatnya orang-orang pintar itu tidak bisa kutemukan di dalam kotak obatku... Yasudahlah, aku bawa tidur saja si rasa sakit di kepalaku itu, dengan harapan semua akan pulih ketika esok harinya kubuka mata...
Jam wekerku bernyanyi nyaring, tanda waktu sudah menunjukkan pukul 4 dini hari... Kucoba buka mataku yang masih terasa sangaaat berat... Jreng jreeeng, ternyata sakit di kepalaku semakin hebat... Astagfirullohal'adzim, hhh, dengan penuh perjuangan kupaksakan bangun dan bersiap-siap ke kantor... Kumaha ieu? Dibawa ketawa sakit, dibawa nengok sakit, dibawa nulis di blog ini saja masih terasa sakitnya, apalagi untuk mikir, ampun dijeeeeeee...
Pengen rasanya cepat-cepat jam 4 sore, biar aku bisa langsung wuzzzzzzzz, melesat pulang ke rumah... Efek lain dari sakit kepala ini kok malah perutku konser dangdut yah? (Ehehehe, mencari pembenaran saja ini mah ;P). Bisa rusak nih program diet selama ini... Tapi nggak apa-apa lah, toh dibawa olahraga juga nanti malam, ehehehe... Sebelum pulang ke koperasi dulu aaah, ambil makanaaan (maaf ya perutku sayang, sepertinya aku harus kembali mengaktifkanmu lagi nih, setelah agak lama bebas tugas :P)
Langganan:
Komentar (Atom)